Friday, November 2, 2012

cerpen ( never ending love story )


NEVER ENDING LOVE STORY
Cinta itu mudah datang kepada siapa saja yang besedia menerimanya. Cinta tidak mengenal waktu kapan ia harus datang, kapan ia harus pergi dan cinta tidak mengenal tempat kepada siapa akan tertuju. Maka dari itulah kisah ini akan terulas dalam sebuah cerita kisah seorang remaja yang saling mencintai.
Kisahnya Berawal dari seorang pria namanya ( Fila ) yang berasal dari Desa Mawar di Madura. sekitar pada tahun 2007 Fila yang pada saat itu duduk dibangku SMA negeri di Desa Mawar, melihat wanita cantik sedang berpapasan dijalan. Fila merasa ingin berkenalan dengan wanita tersebut. Pada suatu ketika, Fila dapat berkenalan dengan wanita itu. Yang dikenalkan oleh sepupunya, yang merupakan temen dari wanita tersebut. Setelah berkenalan ternyata namanya ( Ana ), anak SMP negeri di Desa Mawar. Meskipun mereka sudah saling mengenal Ana tetap berusaha cuek, karena itu Fila penasaran dan berusaha untuk mendekatinya mungkin karena sosok Ana yang berbeda dengan wanita lainnya.
Beberapa lama kemudian mereka saling akrab selayaknya teman dekat. karena keakraban mereka timbul perasaan saling menyukai dan saling menyayangi juga saling mencintai. Mereka pun jadian, menjadi pasangan kekasih. sejak itulah mereka mempunyai ikatan dalam sebuah hubungan, tepatnya pada tanggal 11 Nopember 2007.
Setelah sekitar 6 minggu Fila membawa membawa Ana kerumahnya untuk mengenalkan kepada keluarganya. Keluarga Fila pun menerima Ana dengan baik karena tatakramanya yang santun dan perilaku baiknya. Dan pada suatu ketika sebelum Ana ingin mengenalkan Fila kepada orang tuanya, ternyata orang tua ana mendengar terlebih dahulu dan mengetahui soal hubungan mereka. Alasannya “ Ana masih kecil, Ana masih sekolah (memang sih mereka sama-sama sekolah) “. Fila sedih karena Orang Tua anak tidak menyutujui hubungannya. tetapi meskipun begitu Fila tetap berusaha menjaga perasaannya terhadap Ana, meskipun larangan orang tua Ana. karena mereka saling cinta dan mereka tetap pacaran tanpa sepengetahuan orang tua Ana.
Beberapa waktu kemudian Ana lulus SMP, Ana melanjutkan pendidikannya dan keterima disekolah di salah satu SMA di kota di madura. Fila sering mendatangi Ana untuk bertemu. mereka saling bergandengan tangan menunjukkan kemesraannya meskipun hubungan mereka tanpa restu orang tua. Mereka tetap tersenyum seolah tidak ada apa-apa dengan hubungan mereka.
Sampai akhirnya Fila harus melanjutkan kuliah di kota Ngalam. mereka merasa semakin jauh, Ana sedih tetapi Fila tetap memberi semangat bahwa hanya jarak yang membuat saling jauh, karena hati tetap dekat.” Kata fila”. Sejak itulah Fila merasa kehilangan seakan tidak ada wanita lain di hidupnya. merasa rindu Fila sering pulang hanya untuk Ana membuktikan bahwa Fila sayang padanya. tiga tahun kemudian Ana pun lulus SMA dan melanjutkan juga di kota Ngalam. akhirnya mereka satu kota, mereka bahagia karena bisa selalu bersama. Tetapi ternyata Ana belum boleh juga pacaran, meskipun Ana Sudah kuliah. Fila bingung karena tidak tau penyebab Fila tidak boleh pacaran dengan Ana. Fila kecewa dan Ana sangat sedih karena tidak bisa berbuat apa-apa dengan orang yang ia sayangi. Dan akhirnya suatu ketika mereka menyerah dan memustukan hubungannya  pada tanggal jadian mereka. Tetapi meskipun mereka sudah pisah Ana dan Fila tetap menjaga hati dan perasaannya sehingga mereka saling percaya bahwa jika mereka jodoh pasti akan dipersatukan kembali.
Beberapa tahun kemudian, Fila sudah menjadi seorang sajarna dan sudah mempunyai pekerjaan yang Mapan. Dan demikian pun Ana mempunyai gelar tinggi serta mempunyai pekerjaan bagus. Karena takdir Tuhan, Fila dan Ana dipertemukan kembali. mereka memutuskan untuk saling berhubungan baik dan karena mereka masih saling sayang sampai-sampai mereka memikirkan untuk kejenjang yang lebih serius.  Pada suatu ketika Fila melamar Ana, sekarang orang Tua Ana setuju, karena beliau sudah yakin dengan Fila untuk menjaga dan membahagiakan Ana. Akhirnya mereka melangsungkan pernikahan,  satu tahun kemudian di karuniai dua orang anak. Mereka sangat bahagia karena menjadi keluarga yang sejahtera.

No comments:

Post a Comment